Obat Tradisional

Obat tradisional di Indonesia yang lebih dikenal dengan istialah jamu telah menjelma menjadi komoditi industri, dengan tampilan kemasan yang menarik dan ditunjang dengan iklan di media cetak dan lektrolit semakin meningkatkan pengguna jamu/obat tradisional. Obat tradisional masih berupa bahan kasar (raw material) yang berasal dari bahan simplisai atau sediaan galenik, sehingga terdapat beberapa macam bahan berkhasiat yang dapat berpengaruh terhadap tubuh, oleh karena itu selain mempunyai efek yang diharapkan juga dapat menimbulkan efek yang mungkin dapat merugikan kesehatan dan efek –efek tersebut tidak dapat terlihat dalam waktu yang singkat.

Seiring dengan makin meningkatnya pengguna obat tradisional, menimbulkan persaingan dikalangan produsen obat tradisional, sehingga banyak ditemukan produsen nakal menambahkan bahan kimia obat ke dalam obat tradisional seperti jenis fenil butason, metampiron, deksametason, parasetamol dll untuk menimbulkan kesan efek yang manjur. Dengan adanya berbagai macam bahan dalan sedian obat tradisional dan ditambah denga banyak ditemukan bahan kimia obat dapat menimbulkan bahaya bahkan dapat berakibat kematian.

Untuk menghindari dari bahaya penggunaan obat tradisional, perlu dilakukan tindakan pencegahan sebagai berikut :

pencegahan-keracunan-obat-tradisional